Siswa shih hua course bisa melakukan posting hasil karya sendiri baik tulisan atau foto melalui aplikasi ben the smart learning app atau aplikasi website yang sudah kami sediakan, postingan ini bisa berubah hal-hal menarik atau cerita yang ingin di share ke pada orang lain baik dalam Bahasa Indonesia, Inggris, maupun mandarin. Siswa lain juga akan bisa berinteraksi seperti memberikan like kepada artikel temannya, semoga dengan adanya space postingan seperti ini anak-anak bisa semakin semangat dalam berkarya. Selain itu Shih Hua Course juga akan melakukan postingan berkala seperti : pengumuman, artikel penting dan menarik, berita dalam berbagai Bahasa.
Photo credit to : Livya Tema : Senja di Bangka Barat Nama : Beni Sugiarto Asal : Indonesia –Bangka Belitung “Pasir putih disepanjang pantai bangka Kita duduk di sore hari Burung camar terbang diatas ombak Sebentar lagi hari sudah malam” Mungkin syair lagu dan gambar ini yang bisa menjelaskan Suasana yang saya rasakan di tepi pantai saat senja tiba Saya juga berharap teman-teman merasakan hal yang sama Terkadang kita butuh menenangkan diri dan kembali pada alam Merenungi apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dilupakan Begitulah self healing yang sering kami lakukan di pulau Bangka Belitung Alasan saya memilih tema ini, tidak bisa dipungkiri lagi semenjak Covid19 menyerang dan merambat ke seluruh negeri, kami juga terkena dampaknya, banyak sektor yang terkena imbas, begitu juga usaha saya waktu itu, banyak orang yang putus sekolah dan di PHK, hal-hal ini terpaksa dilakukan untuk bertahan hidup, bersyukur sekarang di Indonesia dan di Taiwan serta berbagai negara sudah mulai membaik dari berbagai aspek. Terkadang disaat masalah datang, dan kita tidak sanggup untuk menopang, kita butuh berhenti sejenak dan menenangkan diri kita, sebelum kita bangkit lagi, dan inilah yang kita sebut sebagai self healing, Mungkin Senja di sore hari saat di pinggiran pantai menjadi tempat dan waktu yang tepat untuk kita menenangkan diri dan merenungi apa yang harus kita perbaiki dan apa saja yang harus kita lupakan. Ada hal yang tidak harus kita pendam seperti kebencian, kekesalan dan hal lain yang tidak bisa kita kontrol Dan ada juga hal yang bisa kita perbaiki dan kita mulai kembali Dari gambar dan suara ombak ini saya berharap kita sama-sama bisa kembali ke wajak sejati kita, memperbaiki diri dan meningkatkan potensi diri.
More
Nama : Beni Sugiarto Asal : Indonesia –Bangka Belitung Picture Credit By : Aditya Semilir agin berhembus saat deburan ombak menderu Saya Beni Sugiarto Indonesia adalah negara kepulauan, jadi tidak heran jika kami memiliki banyak pantai yang indah, Dan pantai yang terletak di pesisir utara pulau bangka ini memang cukup terpencil Di butuhkan 2 jam perjalanan dari pusat kota ke pantai ini Hamparan batu, gumpalan awan putih yang indah, hembusan angin, suara deru ombak dan indahnya warna air laut yang sekarang teman-teman rasakan, juga menjadi tujuan kami dikala akhir pekan tiba. Dan terkadang saya juga senang menyanyikan lagu ini : “Debur deru ombak nan perkasa terhempas ditepi pantai” Oh indahnya pulau Bangka... Alasan saya memilih tema ini karena semenjak covid datang ke pulau bangka, tidak banyak tempat yang bisa kami kunjungi, Pantai menjadi salah satu tempat kami untuk menghilangkan penat selama bekerja, Dan tidak sedikit juga orang pergi ke pantai besama keluarganya, karena di pantai sembari kami mendegarkan deru ombak dan bercerita sesama saudara, keluarga, dan orang-orang yang kita cintai, Kita juga bisa menjaga jarak dan tetap menerapkan protokol kesehatan, karena konsep pantai yang lumayan luas. Saya merekomendasikan tempat ini, bagi saya tempat ini memiliki suasana yang bagus, karena tidak hanya kita bisa dipinggiran pantai, Kita juga bisa menaiki perahu dan menyebrang ke pulau kecil yang tidak jauh dari pantai ini, menyelap di sana, dan eksplore tempat-tempat baru yang jarang dikunjungi, walaupun suasanya masih di Bangka, kalau kita menyebrang rasanya seakan kita berada di tempat lain, Disertai suara deru ombak yang perkasa menjadi teman kita kala kita duduk termenung dan intropeksi diri di tepi pantai.
More歌词 – 李昕融 送给你小心心 送你花一朵 你在我生命中 太多的感动 你是我的天使 一路指引我 无论岁月变幻 爱你唱成歌 听我说谢谢你 因为有你 温暖了四季 谢谢你 感谢有你 世界更美丽 我要谢谢你 因为有你 爱常在心底 谢谢你 感谢有你 把幸福传递 送给你小心心 送你花一朵 你在我生命中 太多的感动 你是我的天使 一路指引我 无论岁月变幻 爱你唱成歌 听我说谢谢你 因为有你 温暖了四季 谢谢你 感谢有你 世界更美丽 我要谢谢你 因为有你 爱常在心底 谢谢你 感谢有你 把幸福传递 听我说谢谢你 因为有你 温暖了四季 谢谢你 感谢有你 世界更美丽 我要谢谢你 因为有你 爱常在心底 谢谢你 感谢有你 把幸福传递 我要谢谢你 因为有你 温暖了四季 谢谢你 感谢有你 世界更美丽 我要谢谢你 因为有你 爱常在心底 谢谢你 感谢有你 把幸福传递 谢谢你 感谢有你 世界更美丽❤️
More
Picture credit by : Livya W Nama : Beni Sugiarto Asal : Indonesia –Bangka Belitung “Pasir putih disepanjang pantai bangka Kita duduk di sore hari Burung camar terbang diatas ombak Sebentar lagi hari sudah malam” Mungkin syair lagu dan gambar ini yang bisa menjelaskan Suasana yang saya rasakan di tepi pantai saat senja tiba Saya juga berharap teman-teman merasakan hal yang sama Terkadang kita butuh menenangkan diri dan kembali pada alam Merenungi apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dilupakan Begitulah self healing yang sering kami lakukan di pulau Bangka Alasan saya memilih tema ini, tidak bisa dipungkiri lagi semenjak Covid19 menyerang dan merambat ke seluruh negeri, kami juga terkena dampaknya, banyak sektor yang terkena imbas, begitu juga usaha saya waktu itu, banyak orang yang putus sekolah dan di PHK, hal-hal ini terpaksa dilakukan untuk bertahan hidup, bersyukur sekarang di Indonesia dan di Taiwan serta berbagai negara sudah mulai membaik dari berbagai aspek. Terkadang disaat masalah datang, dan kita tidak sanggup untuk menopang, kita butuh berhenti sejenak dan menenangkan diri kita, sebelum kita bangkit lagi, dan inilah yang kita sebut sebagai self healing, Mungkin Senja di sore hari saat di pinggiran pantai menjadi tempat dan waktu yang tepat untuk kita menenangkan diri dan merenungi apa yang harus kita perbaiki dan apa saja yang harus kita lupakan. Ada hal yang tidak harus kita pendam seperti kebencian, kekesalan dan hal lain yang tidak bisa kita kontrol Dan ada juga hal yang bisa kita perbaiki dan kita mulai kembali Dari gambar dan suara ombak ini saya berharap kita sama-sama bisa kembali ke wajak sejati kita, memperbaiki diri dan meningkatkan potensi diri.
More
誰記得你? Siapa yang mengingat kamu? 誰都不記得 Siapapun tidak ada yang ingat 讓別人記得你 Buat orang agar bisa mengingat mu 讓日曆記得你 Buat kalender meningatkan mu 有誰去追求? Siapa yang mengejar ? 有誰卻遺忘 Siapa yang lupa? 去年你去的地方你還記得嗎? Tempat yang kamu kunjungi tahun lalu, apakah kamu masih ingat? 而你想的人 他還記得嗎? Atau orang yang kamu rindukan? Apakah dia masih ingat kamu? 農夫種過的菜 Sayuran yang ditanam petani 老師教過的書 Buku yang pernah diajarkan oleh guru 有人該記得嗎? Apakah ada orang yang harus mengingatnya? 所以誰記得你? Jadi, siapa yang mengingat mu? Credit by : ye shih sheng Pleace : chung yuan night market
More黑對白說, “我會褪色,你知道,我的黑將霑到你身上。” 黑淹沒於白之中, 天呀,白瞬間化成黑 永不變樣! Hitam berkata kepada putih, "Aku luntur, kamu tahu, kalau kamu terkena hitamku." hitam pun melebur ke dalam putih, Oh Tuhan, putih pun ternodai oleh hitam dan selamanya tidak akan pernah berubah menjadi putih kembali. 六月的雨 Sapardi D. D.
More
Ada seorang ibu yang memiliki seorang anak laki-laki nakal. Dang Gedunai namanya. Keduanya tinggal di daerah pantai. Dang Gedunai jarang membantu ibunya bekerja di ladang. Selain malas, Dang Gedunai juga sering membantah ibunya dan selalu mengikuti kemauannya sendiri. Suatu hari, saat Dang Gedunai mencari ikan bersama teman-temannya. Tiba-tiba, Dang Gedunai menemukan sebutir telur yang berukuran besar. Dang Gedunai pun cepat-cepat pulang untuk memperlihatkan telur itu pada ibunya. “Lihat, Ibu. Aku tadi di sungai menemukan telur sebesar bola sepak. Asyik, telur ini akan aku rebus dan aku makan!” seru Dang Gedunai dengan kegirangan. “Jangan, anakku,” cegah ibunya. “Itu kemungkinan telur ular naga!” Namun, Dang Gedunai tetap memakan telur itu. Tiba-tiba, setelah makan telur itu. Datang ibu ular naga ke tempat Dang Gedunai. “Engkau telah memakan telurku. Maka engkau nanti akan menjadi seekor naga untuk menggantikan anakku!” Maka dalam sekejap. Dang Gedunai berubah menjadi seekor ular naga raksasa dan kemudian tinggal di laut. Ibu Dang Gedunai menangis histeris. Ibu Dang Gedunai berlari ke arah pantai. Di sana Ibu Dang Gedunai melihat seekor naga besar muncul dari permukaan laut. Tingginya hampir setinggi pohon kelapa. Naga itu tampak bersedih dan menangis. Dari matanya menetes air mata. Ternyata, itulah naga penjelmaan Dang Gedunai. Hikmah Teladan Membantah orangtua akan membuat hidup kita kurang berkah dan mudah celaka. sumber : ebookanak. com
More
Suatu ketika seorang petani pergi memancing. Salah satu ikan tangkapannya bisa berbicara layaknya manusia. Si ikan berkata agar si petani tidak memakannya. Petani pun segera melepaskan ikan tersebut ke sungai. Setelah itu, si ikan berubah menjadi wanita cantik. Ternyata ia adalah seorang putri yang dikutuk menjadi seekor ikan. Ia sangat berterima kasih kepada si petani dan berkenan dijadikan istrinya. Tapi dengan syarat, si petani tidak boleh menceritakan kepada siapapun asal usulnya jika tidak ingin mengalami malapetaka. Petani setuju. Keduanya menikah dan dikaruniai seorang anak laki-laki. Yang aneh, si anak memiliki sifat yang tidak biasa, di mana ia tidak pernah merasa kenyang. Suatu hari, si ibu meminta anaknya mengantar makanan untuk suaminya di sawah. Dalam perjalanan, si anak malah memakan makanan ayahnya, lalu tidur di sebuah gubuk. Sang ayah yang menunggu dengan kelaparan dan haus pun akhirnya memutuskan pulang. Di tengah perjalanan, ia melihat anaknya tertidur dan keadaan bekalnya habis. Ia kesal dan memarahi anaknya dengan mengatakan bahwa ia adalah anak ikan. Seketika itu juga anak dan istrinya menghilang. Di tempat si anak dan istrinya meninggalkan jejak kaki, munculah air yang membentuk sebuah telaga yang saat ini kita kenal dengan nama Danau Toba.
MoreIn a town in Persia there dwelled two brothers, one named Cassim, the other Ali Baba. Cassim was married to a rich wife and lived in plenty; while Ali Baba had to maintain his wife and children by cutting wood in a neighbouring forest and selling it in the town. One day, when Ali Baba was in the forest, he saw a troop of men on horseback, coming toward him in a cloud of dust. He was afraid they were robbers, and climbed into a tree for safety. When they came up to him and dismounted, he counted forty of them. They unbridled their horses and tied them to trees. The finest man among them, whom Ali Baba took to be their captain, went a little way among some bushes, and said: “Open Sesame!” so plainly that Ali Baba heard him. A door opened in the rocks, and having made the troop go in, he followed them, and the door shut again of itself. They stayed some time inside, and Ali Baba, fearing they might come out and catch him, was forced to sit patiently in the tree. At last the door opened again, and the forty thieves came out. As the captain went in last, he came out first, and made them all pass by him. He then closed the door, saying, “Shut Sesame!” Every man bridled his horse and mounted. The captain put himself at their head, and they returned as they came. To be continue
More
Pada suatu hari ada seorang gadis kecil yang bernama Niana, dan Niana dia sedang di pantai,dia sangat senang,lalu Niana itu pun bermain di pasir yang dekat dengan laut. Dan tiba-tiba ada tsunami dan menghamtam Niana tersebut. Dan Niana pun terbawa ke dalam lautan. saat-saat Niana sudah ikhlas dan dia pun menutup matanya. tiba-tiba Niana pun terbangun dia melihat dia sudah ada di atas pasir di pantai, saat niana melihat di lautan dia terkejut di atas permukaan laut dia melihat ada ibunya yang sudah meninggal, ternyata ibu Niana yang membantu Niana, dan ibu Niana menghampiri Niana dan Niana memeluknya dengan erat" ibu terima kasih sudah menyelamatkan aku, aku sayang ibu" kata Niana
More